Saturday, 11 April 2009

YUDAS-YUDAS PAPUA MULAI NAMPAK

User Waktu Tag
Send Email Send Email
Bagi siapapun yang menyebut dan menggunakan nama Tuhan atas tanah Papua dengan maksud dan tujuan yang tidak jelas atau punya kepentingan pribadi dia adalah manusia yang paling biadap dan kurang ajar. Dia pikir nama Tuhan itu nama yang bisah dipermainkan dan nama yang bisah dijadikan bisnis untuk kepentingan perutnya.

Dia itu sepeti babi yang kelaparan. Mengapa? Sebab kalau babi sudah lapar tidak segan-segan akan menyantap anaknya. Ini hanyalah sebuah contoh yang saya gunakan berdasarkan pengamatan yang telah terjadi di Jogyakarta selama persiapan pemilihan legislative sampai pada puncak pemiliha legislative.

Pada hari kamis, 9/04/09 kurang lebih 525 mahasiswa Papua dibawah pimpinan Benny Dimarah melakukan aksi untuk meminta hak coblos di KPU Sleman. mereka marah sebab nama mereka tidak terdaftar dalam pemilihan. Atribut partai politik dan TPS yang ada disekitar aksi dirusak oleh mereka tanpa konpromi apapun....

Sebagian mahasiswa mengatakan bahwa mengapa kami tidak terdaftar dalam pemilihan padahal kami juga warna Negara Indonesia. Mereka juga menuntut KPU Sleman harus menyediakan sebuah TPS untuk melakukan pemilihan ulang pada hari kedua nanti.

Kami dari beberapa mahasiswa sangat-sangat tidak mengerti dengan aksi ini. Di Papua lagi rameh-rameh melakukan aksi pemboikotan pemilu oleh mahasiswa dan rakyat Papua. Disini bukannya melakukan aksi untuk mendukung itu malah untuk memilih.

Sifat mereka (pelaku dan pembuat aksi di jawa) memang tidak jauh bedah dengan binatang. Mereka memang tidak memiliki perasaan apapun terhadap kejadian-kejadian mengenas yang telah terjadi di tanah papua. Mungkin mereka menganggap masyarakat Papua itu bukan keluarga mereka.

Mereka tidak menyadari akibat dari aksi pemboikotan yang dilakukan oleh mahasiswa dan rakyat Papua di Papua menyebabkan korban berjatuhan dimana-mana. Banyak yang ditahan kemudian dipukul sampai babak belur. Ada juga yang meninggal setelah ditembak aparat goblok.

Jelas sekali kondisi dan keadaan papua pada saat itu dikeluarkan langsung di TV. Saya rasa semua orang telah nonton dan mengetahui kondisi tersebut. Apalagi bagi mahasiswa papua yang di jawa informasi itu mungkin sudah diketahui terlebih dahulu sebelum dkeluarkan di TV.

Mereka sudah tahu akan kejadian itu, bukannya mereka berdoa malahan bertindak seperti binatang yang sama sekali tidak menyadari siapa diri mereka.

Perlu dicamkan bahwa siapa yang menjual tanah papua serta isinya dia akan menerima imbas dari Tuhan sama seperti Yudas.(AMOYE YOGI)
Rekomendasi Untuk Anda × +
  1. kk z sepakat dengan kk pu tulisan........

    tapi, bahasa penulisannya tolong di perhatikan lagi. Misalnya seperti kata2 bintang, goblok dlsb. Ini akan membuat pembaca beranggapan yng laen2...

    salam kk jagi

    ReplyDelete