Friday, 29 May 2009

ARTI HIDUP YANG SESUNGGUHNYA BERASAL DARI GAYA HIDUP

User Waktu Tag
Send Email Send Email
“Apa artinya kamu diciptakan didalam dunia ini kalau hidupmu selalu meniru-niru gaya hidup orang lain. Lebih baik kamu jadi makhluk lain saja, seperti anjing pintar supaya kamu bisah digunakan dan bisah dipertontonkan dimuka umum. Dari pada menjadi manusia yang diciptakan sempurna tetapi tidak memiliki gaya hidup yang diciptakan dari dalam diri sendiri.”

Ciri khas seseorang nampak dari gaya hidupnya yang selalu dilakukan dalam kehidupan sehari-hari secara rutin tanpa dikontrol atau diarahkan oleh sesuatu. Gaya hidup itu muncul sendiri didalam diri seseorang yang diiringi dengan perkembangan otaknya melalui bakat atau keahlian yang sudah ada sejak dikandung oleh seorang ibu.

Berkembangnya gaya hidup seseorang tidak selalu yang diharapkan oleh kita. Yang kadang tingkah laku atau dalam penampilannya membuat kita kesal dan jengkel. Namun perlu kita ketahui bahwa itu adalah bagian dari hidupnya yang tidak bisah kita larang atau marah. Dan juga kita tidak bisah memaksa dia untuk mengikuti apa yang kita mau, sebab kalau kita memaksa secara tidak langsung kita telah membatasi hidup dia yang mana hidup itu harus dinikmati oleh setiap individu.

mengapa saya bisah berkata seperti itu sebab saya telah mengenal gaya hidup saya, yang pada saat itu saya sendiri belum menyadari betul kalau kebiasaan yang selalu saya lakukan itu adalah gaya hidup saya yang tidak bisah dilalui atau dilewati.

Rupanya, gaya hidup saya itulah yang membuat orang-orang benci dan tidak suka terhadap saya. Saya tahu kelakuan itu memang sangat tidak baik tetapi itu sudah menjadi bagian dari garis hidup saya.

Yang bisah menghentikan hanyalah pribadi saya sendiri ketika saya benar-benar mau menyadari dan berhenti dari kebiasaan-kebiasaan itu, kemudian yang paling terakhir adalah Tuhan melalui akhir hidup saya (meninggal). Oleh sebab itu, saya akan menikmatil hidup ini dengan cara atau gayaku . saya tidak akan pernah membatasi dan akan biarkan hidup ini berekspresi sebebas-bebasnya, sebab dari situlah saya akan temukan arti hidup yang sebenarnya dan akan menemukan hal-hal yang belum pernah saya temui dan rasakan.

Sebab itulah yang dinamakan dengan seni atau arti hidup yang sesungguhnya. Membuat orang senang terhadap diri kita itu urusan belakang, jalanilah hidupmu dulu sesuai dengan gayamu itu. Dan jangan pernah meniruh gaya hidup orang lain sebab kamu tidak akan menemukan jati dirimu.

Apa artinya kamu diciptakan didalam dunia kalau hidupmu selalu meniru-niru gaya hidup dari orang lain. Lebih baik kamu jadi makhluk lain saja, seperti anjing pintar supaya kamu bisah digunakan dan bisah dipertontonkan dimuka umum. Dari pada menjadi manusia yang diciptakan sempurna tetapi tidak memiliki gaya hidup yang diciptakan dari dalam diri sendiri.

Kalau kamu seorang perokok atau pemabuk jadilah perokok dan pemabuk yang hebat jangan setengah-tengah. Atau bagi kamu yang jago mencuri, jago pacar, jago membunuh, dan lain-lainnya tingkatkan itu jangan malu-malu dengan orang lain karena melalui itu kamu akan tahu arti hidup yang sebenarnya tetapi sebaliknya kalau kamu malu dengar orang lain lebih baik kamu berhenti saja dari itu jangan sampai kamu disebut atau dicap sebagai seorang pengecut. Sebab kata pengecut itu cocok diberikan kepada waria (alias wanita-pria/ banci) yang hidupnya setengah-setengah.

Tidak selamaya orang baik yang dikenang selalu oleh setiap orang tetapi orang yang jahat juga pasti dikenang. Contohnya Yudas Iskariot yang menjual Tuhan Yesus dan Sadam Husain yang menjadi teroris terbesar di dunia serta contoh-contoh lain yang mungkin kamu telah ketahui. Mereka berhasil menemukan jati diri mereka yang sebenarnya dan berhasil membuat sejarah dalam hidup mereka yang selalu dikenang oleh setiap orang meskipun hal itu tidak baik untuk dicontoh.

Dan mereka (Yudas Iskariot dan Sadam Husain) juga sangat berjasa bagi kita sebab dibalik kejahatan yang mereka lakukan mengandung arti dan fungsi yang sangat besar, dimana mereka menjadi patokan atau tolak ukur agar kita tidak melakukan seperti apa yang mereka lakukan.

Kalau kamu berhasil membuat orang terkesan dengan hidupmu melalui gaya hidup yang kamu miliki entah itu yang bersifat positif atau negatif, saya katakana kamu telah berhasil menemukan jati dirimu dan hidupmu didunia ini tidak sia-sia. Sebaliknya kalau orang tidak pernah terkesan dengan kamu, saya pikir kamu tidak berhasil menemukan jati dirimu dan sepertinya hidupmu di dunia ini sia-sia.

Berdasarkan konteks diatas ini, saya teringat kembali semua kenangan masa lalu saya pada saat masih di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Semasa SMA, banyak sekali kenangan yang tak bisah dilupakan dalam benak saya. Kalau mengingat kembali semuanya, kadang saya tertawa sendiri seperti orang gila. Sebab semua yang saya lakukan entah itu yang baik atau yang tidak baik rupanya dibalik itu saya lagi mencari jati diri.

Memang tidak salah apa yang di katakana orang bahwa masa-masa di sekolah adalah masa puncak seseorang menemukan jati dirinya. Dia akan melakukan dan mencoba apa saja karena dalam dirinya sudah terbentuk rasa ingin tahu yang sangat tinggi. Meskipun orang tuanya sangat displin dalam mendidiknya, pasti ada saja pelanggaran yang dilanggar oleh anak tersebut.

Diatas ini adalah sedikit curhat isi hati saya ketika masih duduk di bangku SMA dan itu semua adalah dasar pemikiran saya tentang gaya hidup yang dipandang sebelah mata oleh orang lain. Sekarang kembali kepada pribadi kita masing-masing untuk menentukan dan memilih gaya hidup yang menurut kamu baik.

Jangan pernah meniru sesuatu dari orang lain selagi kamu bisah melakukan atau menciptakan sesuatu yang baru dari dalam diri kamu.(AMOYE YOGI)
Rekomendasi Untuk Anda × +
  1. kl kdng tiru orng laen, torng tra ada semnagat untuk bekerja....

    ReplyDelete
  2. kadang kita sendiripun tidak sadar kalau kita meniru gaya hidup orang yang merasa kita baik.....

    dik thak's atas tulisannya.....!!

    selamat berjuang......

    ReplyDelete