Wednesday, 2 September 2009

OH... MAMA

User Waktu Tag
Send Email Send Email
Kesunyian menyelimuti seluruh jiwa dan ragaku ketika terbaring di atas ranjang yang sangat sederhana, membuat semua kenangan yang telah berlalu teringat kembali.

Ketika mata salah memandang di selah-selah dinding kos, terlihat sebuah foto bergambar jelas wajah seorang mama.

Setiap kali melihat foto itu, seolah-olah tatapan matanya bagaikan pancaran cahaya yang menembus lubuk hati yang paling dalam sampai-sampai membuat seluruh tubuhku tidak berdaya untuk menatap matanya yang sangat cantik dan indah.

Air matapun tidak kuasa untuk menahannya, mengalir bagaikan sungai. Tidak ada kata-kata yang dapat kuucapkan untuk mama yang jauh disana, selain air mata yang menjawab semua itu.

Untuk mengenangnya, ku tulisakan sebuah puisi buat mama ku tersayang:

OH..MAMA


Sucinya cintamu.
Tulusnya belaianmu…
Saat aku lapar dan sakit kuucap namamu
Kaulah pujaanku, dambaanku, pijakanku…

Kau pahlawan tanpa jasa..
Sembilan bulan aku dimanja,
Enam tahun aku disuapin
Dengan cinta penuh ketulusan hingga dewasa….

Oh mama kukenang dikau…
Maafkan kesalahanku
Kanku kenang jasamu slalu dalam hidupku
hinga akhir hayatku oh mama…..

Oleh:Amoye Yogi
Rekomendasi Untuk Anda × +