Monday, 30 April 2012

Permainan Persipura kacau akibat PT. Freeport

User Waktu Tag
Send Email Send Email
Saat Perjanjian Sponsor Antara PT. FI dan PERSIPURA
Kemarin di Stadion Siliwangi Bandung, mutiara hitam menyudahi laga  Indonesia Super League (ISL) dengan kemenangan 1-0.

Lewat kemenangan ini, tentu seluruh masyarakat papua  merasa senang dan bahagia. Namun menurut salah satu pengamat sepak bola asal papua yang sekarang sedang kuliah di Universitas Kristen Indonesia (UKI), Apeniel Sani mengaku sangat kecewa dengan permainan Persipura.

Setelah ditanya alasannya, dia mengaku, memang benar dalam setiap permainan sepak bola dibelahan dunia manapun hasil akhirnya yang dibutuhkan yaitu menang. Tapi yang membuat saya sangat kecewa adalah cara bermain mereka.

Di musim ini, mereka tidak bermain seperti biasanya. Kalau musim-musim lalu bola selalu mengalir dengan enak dari kaki ke kaki. Penguasaan bola pun mereka selalu unggul baik main dikandang sendiri maupun di tandang, katanya.

Lanjut dia, menurut saya ini sebuah persoalan yang harus kita jawab bersama sebagai pecinta sepak bola khususnya untuk tim kebanggaan kita mutiara hitam.

Dan jujur saya mau katakan buat pengurus manajemen persipura, kalian salah memilih sponsor. Mengapa kalian mau kerja sama dengan PT Freeport. Perusahaan ini telah memakan banyak nyawa orang papua, tegasnya

Tomi mano lanjut dia sebagai ketua umum persipura  harus ganti sponsor. Jangan kerja sama dengan PT. FI. selain banyak mengorbankan nyawa orang papua, keberadaan perusahaan ini juga illegal di bumi papua.

Akibatnya lihat sekarang, banyak anak-anak mutiara hitam yang sering mengalami cedera, pola permainan yang apik juga sudah hilang dan bukan hanya itu semua beban dan dosa PT FI telah berpindah ke tim persipura, tegasnya

sambil menutup pembicaraannya, saya usulkan persipura lebih baik kembali saja seperti dulu. kerja sama dengan BANK PAPUA lebih aman. tidak ada beban.

Itu betul, jadi untuk sponsor harus diganti. Kalau boleh kembali seperti dulu asalkan jangan dengan PT FI. Karena, walaupun banyak dana yang dikucurkan oleh Freeport tidak akan memberi sesuatu yang baru, yang ada hanya menambah luka.

Dengan dana yang secukupnya tapi pola permainannya bagus itulah yang kami butuhkan. Karena saat ini tim mutiara hitam menjadi sebuah tim yang telah mengangkat harkat dan mertabat orang papua di mata dunia bahwa kami orang papua juga bisa.

TM yang kami hormati, usahamu selama ini terlihat sangat bagus dan kami junjung tinggi kerja kerasmu  tapi tolong jangan pakai Freeport. Freeport itu iblis besar yang ada di Papua, dia bukan hanya mengkerok kekayan alam tapi dia juga biang keladi dari setiap peristiwa mengenaskan yang sering sekali terjadi di sepanjang area Freeport.

Bravo Persipura, kami rakyat papua akan selalu ada untukmu dan akan selalu mengawasimu.
(amoye yogi)

Rekomendasi Untuk Anda × +